Sunday, December 31, 2017

4 tahun Kekeringan Melanda Israel, Apakah ini Adzab Allah?

4 tahun Kekeringan Melanda Israel, Apakah ini Adzab Allah?Israel saat ini tengah dihadapkan pada bencana kekeringan. Dilansir Times of Israel Jumat (29/112/2017), bencana kekeringan tersebut menyebabkan hasil produksi pertanian mereka merosot di tambah warga juga kesulitan mendapat air bersih
4 tahun Kekeringan Melanda Israel, Apakah ini Adzab Allah
Ribuan warga Israel berdoa meminta hujan di Tembok Barat Kota Tua Yerusalem, 28 Desember 2017. (Foto: AFP/MENAHEM KAHANA)

Bencana kekeringan berimbas pada merosotnya persediaan air di Israel. Berbagai cara dilakukan negara tersebut. Mulai membangun pabrik desalinasi air laut (pemurnian air laut agar bisa diminum), menanam tanaman pangan yang tidak butuh banyak asupan air.

Bahkan, Menteri Pertanian Israel Uri Ariel yang pusing atas bencana tersebut menggelar doa bersama meminta hujan yang diikuti ribuan umat Yahudi, Kamis (28/12).Lebih kurang 2.500 orang berkumpul di dekat Tembok Ratapan, Israel untuk melakukan doa bersama agar kekeringan yang melanda sejak beberapa tahun terakhir segera berakhir. Ikut dalam doa bersama itu Menteri Pertanian Israel, Uri Ariel.
Baca juga: Guatemala Memindahkan Kedubes ke Yerussalem
"Setelah empat tahun kekeringan, sejauh ini hujan turun lebih sedikit daripada rata-rata pertahunnya, dan musim dingin ini sepertinya akan menjadi musim kering yang berbeda. Saya senang masyarakat turut serta dalam doa ini dan membawa payung," kata Ariel seperti dikutip Aratz Sheva

Namun ini bukan kali pertama ada doa bersama untuk meminta hujan di Israel. Dalam empat tahun terakhir, Kepala Rabi (sebutan pemuka agama Yahudi) terus mengadakan doa bersama meminta turunnya hujan.
Berbagai lahan pertanian di wilayah Israel kekeringan 

Awal bulan ini, salah satu rabi meminta masyarakat menambahkan doa hujan dalam ibadah sehari-hari mereka.

Bencana ini seiring dengan kecaman dunia atas penjajahannya di Palestina. Sudah banyak korban yang berjatuhan akibat kebiadaban Israel terhadap rakyat Palestina. 


EmoticonEmoticon