Monday, November 20, 2017

Cara Khusyuk Dalam Shalat Wajib dan Sunnah

Cara Khusyuk Dalam Shalat Wajib dan Sunnah-Sebenarnya khusyuk dalam Solat merupakan perkara yang sangat dituntut, seperti Firman Allah s.w.t yang berarti : "Telah beruntunglah orang-orang yang beriman yaitu orang-orang yang khusyuk dalam shalatnya" [QS Al-Mukminun: ayat 1-2]. Firman-Nya lagi : "Peliharalah segala shalatmu dan peliharalah shalat utama (Asar, Subuh) dan berdirilah untuk Allah (melalui shalatmu) dengan khusyuk "[Surah Al-Baqarah: ayat 238] dan ketahuilah, shalat adalah ibadah utama yang akan dihisab terlebih dahulu di akhirat oleh Allah SWT,  dibandingkan dengan ibadah yang lain.
via freepik.com
Begitu pentingnya tepat waktu dan khusuknya shalat, Allah swt berfirman yang artinya: 
 "maka kecelakaanlah bagi orang-orang shalat, (yaitu) orang-orang yang terbengkalai dalam doa. "[Surah Al-Ma'un: ayat 4-5]
Rasulullah saw bersabda, "Berapa banyak orang yang shalat, tetapi yang diperoleh hanyalah paya dan letih.” (HR Ibnu Majah). Rasulullah juga menegaskan pentingnya khusyuk dalam shalat : ”Barang siapa yang shalatnyanya tidak dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar, maka tiada bertambah baginya kecuali semakin Jjauh dari Allah.” (HR Ali Ibnu Ma’bad).

Amalkanlah langkah dibawah ini agar kita senantiasa khusyuk dalam sholat:
  • Menjaga makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal dan lain-lain supaya datang dari sumber yang halal.
  • Mengambil wuduk dengan sempurna.
  • Membaca dengan baik (Khusnul Qori'ah), berusaha untuk memahami, mengerti bacaan dalam solat termasuk ayat Al-Quran yang dibacakan itu terutama sekali Al Fatihah, gerakan dan maknanya (Tafakhum). Ini kerana bacaan-bacaan dalam solat mengandungi banyak makna yang halus yang patut dimengertikan oleh orang yang melaksanakannya.
  • Rukun-rukun solat dilakukan secara tertib. Berusaha konsentrasi (Khudunul Kolbih), menyedari bahawa Allah memperhatikan sembahyang itu.
  • Menumbuhkan Rasa Malu (Haya') perasaan malu terhadap Allah s.w.t., rasa takut (Khauf) kepada kekuasaan Allah.
  • Berharap serta yakin (Optimis) Allah menerima solat dan amal kita.
  • Hati diajak hadir/ikut, kehadiran hati dalam solat yaitu mengosongkan hati dari segala urusan yang boleh mengganggu dan yang tidak berkaitan dengan solat.
  • Membesarkan Allah dalam solat, merasakan kehebatan Allah dalam solat.
  • Menggunakan sejadah yang tidak terlalu banyak gambar yang akan menghayalkan pemikiran. Ini juga mempunyai pengaruh yang besar terhadap ke khusyukan sholat, maka disarankan untuk membeli sajadah yang polos tanpa motif agar kita tidak terpengaruh akan motif dari sajadah.
  • Mendirikan sembahyang secara berjemaah.
  • Azan dan iqamat terlebih dahulu walaupun mendirikan sembahyang bersendirian ataupun sekurang-kurangnya iqamat sahaja.
  • Pakaian yang digunakan dalam shalatpun harus suci dari hadast, pakailah pakaian yang terbaik diharpkan jangan menggunakan pakaian yang bermotif karena akan mengganggu kekhusyukan shalat orang lain (jika berjama'ah). 

Dari 15 poin diatas dasar khusyuknya shalat seseorang yang paling penting kemantapan iman dalam diri terhadap Allah SWT. Oleh sebab itu, berusahalah untuk mengenali Allah dan memperteguhkan keimanan kepadaNya. Sebenarnya, khusyuk di dalam shalat bermula dari khusyuk di luar shalat. Kalau di luar shalat hati tidak khusyuk atau senantiasa mengingat Allah. Imam Al-Ghazali menyatakan bahawa orang yang tidak khusyuk solatnya adalah sia-sia belaka, kerana tujuan solat itu selain untuk mengingati Allah SWT, ia juga berfungsi sebagai alat pencegah dari perbuatan keji dan mungkar.

Kesimpulannya orang-orang yang takut kepada penciptanya dan menyedari ia hanyalah hamba akan patuh apasaja yang diperintahkan dan disampaikan oleh rasul serta akan khusyuk mendapat nikmat solat seperti firman Allah yang bermaksud: "Jadikanlah Sabar dan Solat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk. (Yakni) orang-orang yang meyakini, bahawa mereka akan menemui Tuhannya dan bahawa mereka akan kembali kepadaNya" [Surah Al-Baqarah : ayat 45-46].


EmoticonEmoticon